Sore Ini Hujan Turun Dengan derasnya
Alkhamdulillah Setelah Sekian Minggu, Akhirnya...
Turun Hujan Juga, Sembari Nikmatin Rahmat Dari Sang Khalik Dengan Segelas Kopi Hitam, Jari Jemari Ini Menuntun Untuk Membuka Laptop Dan Mengetik Apa Yang Terlintas Dalam Hati.
Langsung Aja Ikutin, Kemauan Jari, Mulailah Mengetik Sampai Tulisan Ini Tersusun, Berantakan Dan Bahasanya Yang Sulit Di mengerti, Kalo Tanpa Seteguk Kopi hehe.....
Pada Jaman Entah Berantah, Jauh Sebelum Ada Manusia Di Atas Bumi Ini, Bahkan Kedua Orang Tua Saya Juga Belum Di Lahirkan hehe....
Bumi Di Huni Oleh Bangsa Mahkluk Buas ( banyak versi tentang ini ) Silahkan cari Referensinya Sendiri :D
Kemudian Di Hancurkan Kembali Oleh Tuhan Yang Maha Pencipta, Dan Kemudian Di Gantikan Oleh Mahkluk Dari Bangsa Yang Lain.
QS. Al Baqarah (2): 30
Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi". Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui"
QS. Ali Imran (3): 33
Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga Imran melebihi segala umat (di masa mereka masing-masing).
Skip hehe......
Saya Hanya Tertarik Dengan Apa Yang Menjadi Topik Jemari ini
Ya.. Entah Kenapa Tiba2 Malah Jadi Tertarik Dengan Mahkluk Yang Satu Ini, Berpendirian Keras, Dan mempunyai Sifat Juang Yang Kuat. Dialah Iblis
Qur'an surat al a'raf 12
(Allah) befirman,"Apakah yang menghalangimu (sehingga) kamu tidak bersujud (kepada Adam) ketika Aku menyuruhmu?" (iblis) menjawab,"Aku lebih baik daripada dia. Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah."
Secara Umum Memang Iblis Salah Dari Sudut Pandang Pencipta Dan Yang Di Ciptakan, Kalo Di Lihat dari Sifat Api ( Panas, Berontak, Angkuh & sombong ) Tapi IItu Juga Bukan Kemauan Iblis, Dia Seperti Itu Karena Memang Tuhan Sendiri Yang Menghendaki Sifat Iblis seperti Itu.
Dalam Percakapan Pada Ayat DI Atas, Iblis Menganggap Bahwa Dirinya Lebih Baik Dari Adam, Apa Benar Seperti Itu ? Renungi Lebih Dalam Lagi, Di sisi Ini Iblis Ada Benarnya, Kenapa ? Ya... Iblis Jelas2 Bisa Berkomunikasi Langsung Dan Bertemu Dengan Penciptanya, Sedangkan Adam Belum Tau Siapa Penciptanya.
Berbeda Dengan Adam, Untuk Kembali Menjadi Fitrah Dia Harus Mengalami Perjalanan Panjang Yang Penuh Dengan Cobaan Dan Ujian, Saya Juga Sedikit Sekali Tahu Sejarah Adam Ini, Ya.. Karena Emang Ngga Pernah Belajar hehe..
Itu Juga Ada Alasan Tuhan Seperti Itu ( Hampir sama Kejadiannya Dengan Yang Di Alami Iblis ) Sehingga Sama2 Menjadi Mahkluk Hina Di Sisi Tuhan.
(kasih gambar biar ngga ngantuk hehe.. )
Kalo Di Jadikan Percakapan Dengan Bahasa Saya Sendiri Jadi Seperti Ini
- Tuhan : Blis Iblis, Sembahlah Adam Ini, Seperti Yang Malaikat Lakukan !
- Iblis : Saya Ngga Akan Menyembah Adam, Tuhan
- Tuhan : Kenapa Kamu Menolak Perintahku ?
- Iblis : Njenengan Itu Gimana Sih Tuhan, Yang Berhak dan Wajib Di Sembah Itu Hanya Engkau
- Tuhan : Tapi Ini Perintahku !?
- Iblis : Meskipun Itu Perintahmu, Tapi Adam Bukan Penciptaku, Sedangkan Adam Adalah Ciptaanmu Sendiri, Bagaimana Mungkin Aku Menyembah Selain Engkau Tuhan. Karena Hanya Engkaulah Tuhan Satu-satunya Yang Berhak Disembah. Sedangkan Adam Sendiri Belum Pernah Kenal dan Tahu Siapa Penciptanya
Wallohualam bishowab
Inilah Yang saya Sukai Dari Kekerasan Sifat Iblis, Tidak Mau Mengingkari Siapa Tuhan Yang Telah Menciptakan dirinya, Iblis Lebih Tahu dan Kenal Kepada Tuhannya Di Bandingkan Adam, Apalagi Kita Yang Hanya sebagai Keturunan Adam.
Di masa Ini Banyak Sekali Yang Di Jadikan Tuhan Dan Yang Di PerTuhankan. Mulai Dari Anak, Suami/Istri, Harta, Jabatan Dan macem2, Kita Hanya Kenal Tuhan Sebatas Nama Dan Dari Perkataan Kiayi, Baca2 Kitab dan Hadits Saja, Tanpa Mau Mencari Sendiri Siapa Tuhan yang Sebenarnya dan Bagaimana Tuhan Itu sendiri.
Jadi Seandainya Ada Manusia Yang Bersifat yang Katanya Seperti Iblis Itu Ngga Ada, Yang Ada Hanya Bahwa Manusia Itu Telah Tunduk Kepada Hawa Nafsunya Sendiri, dan Melupakan sang Pencipta.
Apalagi Fitnah2 Akhir Jaman Ini, Saa...ngat Buanyak Sekali,
Tetapi Semua Itu Hanya Menjadi Sebuah Ujian Bagi Mahkluk Yang Masih Mau Mencari Kebenaran Hakiki, Bukan Kebenaran Secara Mufakat dan Sekedar Katanya Katanya.
Intinya Adalah Bagaimana Kita Meng-Esa-Kan Tuhan, Yang Walau Tanpa KIta Esa-kanpun Tuhan Memang Sudah Maha Esa Sejak Mula, Esakanlah Tuhan Di Dalam Hati Kita, dalam Segala Aktifitas Kegiatan Apapun, Tanpa Pernah Meninggalkan Tuhan, Pandanglah Tuhan dan Temuilah Tuhan Setipa Detiknya di Manapun Kita Berada.
Ahh.. Hujan Udah Reda, Kopi Juga Udah Habis
Habis Pula Uneg2 Yang Terlintas Dari Dalam Lubuk hati Ini.
Sekian Dulu Tulisan dari Saya, Kurang Lebihnya Mohon Maaf.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar